Risalah Google Sandbox

Ketika setelah benar-benar yakin bahwa salah satu atau beberapa artikel kita masuk google sandbox, pastinya kita akan bereaksi. Googling sana, googling sini mencari solusi yang paling tepat dan ampuh, kalau bisa maunya kita dalam hitungan jam saja artikel kita bisa keluar lagi. Tentu akan banyak sekali tips-tips yang kita temukan dalam upaya mengeluarkan artikel dari penjara google.

Tetapi dari pengalaman beberapa artikel saya di blog ini yang masuk sandbox, ada dua hal saja yang saya lakukan, terlepas dari adanya optimasi berlebihan atau tidak, dua hal ini mungkin sudah cukup ampuh minimal adalah merupakan usaha awal. Kalau memang tidak bisa juga berarti ada sesuatu yang lebih serius.

Pertama: Edit kembali artikel, bisa saja ada kesalahan tanpa kita sadari. Dibaca lagi, mungkin ada kata-kata yang kurang pas dan kesannya malah mengaburkan isi dari dari tulisan, apalagi kalau itu tentang tutorial kan bisa dianggap sebagai postingan yang menyesatkan para pembaca..ini pengalaman saya loh, jadi sebenarnya saya sedang membicarakan diri saya sendiri..hehehe🙂. Setelah di edit dengan benar barulah besoknya saya cek lagi artikelnya sudah muncul.

Hanya saja berita buruknya, kalau ada artikel kita yang masuk sandbox, sepertinya untuk artikel selanjutnya akan ikut-ikutan juga. Mungkin Google hilang kepercayaan pada kita tapi tidak apalah, tetap di edit lagi artikelnya dan kalau perlu berikan screenshot hasil (gambar) untuk menguatkan bahwa sebenarnya artikel kita tidak bermasalah.

Kedua: Tambahkan URL blog atau URL artikel yang terkena sandbox ke Webmaster Tools atau disini, ini pengaruhnya lansung kelihatan tetapi dengan catatan kalau kita tidak berusaha meng-edit artikel rasanya percuma juga.

Cara yang kedua ini paling cocok dilakukan jika artikel kita pernah muncul di SERP tapi tiba-tiba menghilang. Ini saya lakukan di artikel saya yang lain selain yang di atas, ketika ada kesalahan dalam pemberian kategori dan langsung masuk sandbox, padahal artikelnya ada di urutan pertama SERP. Saya perbaharui lagi kategorinya dan saya pakai cara yang ke dua dan langsung berhasil.

Itu saja yang pernah saya lakukan ketika artkel saya masuk Google Sandbox.